children and the problem behind them.


Hallo wordpress.. saya mau ajak teman-teman sekalian buat berpikir nih. Heheh.. Tapi bukan berpikir hal yang berat. It just sharing about problem we often meet in our daily life.

Ohya, teman-teman pasti pernah melewati fase anak-anak kan? Dan pasti, kita  jauh lebih beruntung dibandingkan dengan banyak anak-anak lain di sekitar kita. Bagaimana tidak beruntung, waktu kecil kita dapat perhatian penuh dari kedua orangtua, semua kebutuhan kita terpenuhi, baik kebutuhan yang bersifat materil maupun afektif (kasih sayang, dukungan, perhatian, rasa aman, dan lain-lain).

Lalu masalahnya apa sih?

Iya, keadaan diatas adalah keadaan yang kita rasakan, menjalani kehidupan yang nyaman, disayangi, tidak kekurangan, punya orangtua, keluarga besar dan sederet hal lain yang mungkin menambah kebahagiaan kita di waktu kecil. Sementara, bagi banyak anak lain, sering kita lihat sedang berada di jalanan, tempat pembuangan sampah, di lokalisasi, di jermal, bahkan banyak pula anak-anak yang harus berada jauh dari rumah untuk bisa mendapatkan uang dan atau makanan.

Selain itu, banyak anak lainnya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit karena menderita terminal ill. Terminal ill ini, misalnya penyakit kanker. Banyak anak-anak yang menderita kanker yang pada akhirnya tidak tertolong karena minimnya pengobatan kanker untuk pasien anak atau karena kondisi anak yang tidak stabil untuk melakukan perawatan. Di lain tempat, ada anak-anak yang mendapat perlakuan abusive dari orang-orang di dekat mereka. Misalnya anak yang menjadi korban kekerasan, anak yang dieksploitasi (baik secara seksual maupun ekonomi), anak yang ditelantarkan dan masih banyak lagi permasalahan soal anak yang mungkin selama ini kita tidak mengetahui. Ya, kita tidak mengetahui bahwa banyak ana-anak yang seharusnya mendapat perlindungan namun justru menjadi sasaran empuk berbagai tindak abusive tersebut!

Lalu, sebenarnya siapa sih yang seharusnya menjamin keselamatan mereka? Selain Tuhan ya tentunya.. Hmmm.. Pernah mendengar kalimat “fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara….” ? Kalimat tersebut terdengar betapa mulianya komitmen negara dalam memerangi kemiskinan dan mensejahterakan anak-anak. Namun… kembali lagi, mari berpikir positif bahwa negara kita punya banyak sekali permasalahan. Negara kita punya kewajiban untuk meng-handle segala permasalahan mulai dari A hingga Z, asumsikan saja, anggarannya pun  terbatas, sehingga, salah satunya permasalahan anak-anak ini, tidak bisa mereka handle sendiri.

Lalu kalau pemerintah kesulitan meng-handle masalah besar ini bagaimana? Banyak NGO (non-government organization) serta akademisi yang mencoba untuk memberikan solusi nyata bagi masalah ini. Walaupun kenyataannya, permasalahan terlalu luas dan dalam jumlah yang banyak untuk diselesaikan oleh NGO-NGO serta akademisi.

Untuk itu, saya menekankan bahwa permasalahan anak ini, tidak serta merta menjadi masalah yang ditanggung oleh pemerintah dan institusi-institusi serta NGO yang terkait, namun juga harus menjadi perhatian kita.

Apa langkah nyata yang bisa kita berikan? Ya kita mulai dari yang kecil dulu, misalnya di keluarga kita, kita bantu mendidik anak-anak dengan mengajarkan keponakan kita (misalnya) membaca, mengaji, mengajaknya bercerita sambil belajar. Selain itu, di lingkungan kita, kita juga bisa melakukan berbagai hal seperti mengingatkan ketika anak berbicara kasar, atau mem-bully temannya, membantu anak yatim dan atau piatu. Dan sebenarnya masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk membantu proses tumbuh kembang anak-anak dengan cara-cara yang sederhana, namun cukup efektif untuk membiasakan mereka bertindak sesuai dengan contoh-contoh baik yang kita perlihatkan pada mereka. Karena, pada dasarnya, anak-anak meniru apa yang orang dewasa lalukan. Pernah dengar istilah mencegah lebih baik daripada mengobati?  
To prevent is better than curing.

Ya, itu hal kecil yang bisa kita lakukan. Karena anak-anak adalah generasi masa depan yang akan membawa nasib bangsa kita.

 

Advertisements

2 thoughts on “children and the problem behind them.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s